Top 5 : Movies Which Will Confuse The Hell Out Of You

Kebanyakan film memang bertujuan untuk menghibur penonton, tapi beberapa film bisa bikin senam otak dan meninggalkan kesan "what-the" atau "huh?" saat kredit akhir bergulir. Bagi orang awam, mereka datang ke bioskop atau sekedar menonton di laptop dengan tujuan untuk mencari kesenangan (baca: nonton film nggak pake mikir), tapi jangan ngaku maniak film kalau nggak tertarik nonton film-film yang bisa bikin kepala pening. Yes, hidup udah berat yes, kenapa sih harus nonton film berat dan bikin pusing? Film yang bikin bingung itu sebenarnya asyik karena kayak main puzzle dan menimbulkan rasa penasaran. Ada banyak film yang bikin bingung, tapi untuk kali ini saya cuma mau ngebahas 5 dulu (anw 4 dari 5 film di sini udah dibahas di blog ini).

Anw, Inception masuk nggak? No ~ Kadar kebingungan film-film di sini bikin Inception kayak film amatir!

#1
2001: A SPACE ODYSSEY 
(Stanley Kubric, 1968)


Kalau ingin disebut sebagai movie freak sejati, setidaknya kamu harus sudah pernah menonton film klasik 2001: A Space Odyssey yang disebut-sebut sebagai masterpiece Stanley Kubrick dan pionir di genre sci-fi ini. Ceritanya terbagi menjadi 4 babak, antar satu bagian dengan bagian lainnya seperti tidak berhubungan, dimulai dari kera purba nenek moyang manusia dan diakhiri dengan petualangan mimpi aneh psychedelic di luar angkasa. The third part is my favorite - because it's really scary (yang akhirnya menginspirasi saya untuk mencomot HAL 2000 jadi lambang blog ini). 2001: A Space Odyssey seperti sebuah karya seni yang penuh enigma (teka-teki), dengan kesan yang sangat art-movie, absurd, dan surealis. Ada penampakan batu ajaib yang tidak jelas maksudnya apa, dan bahkan Stanley Kubrick pun enggan menjelaskan dengan eksplisit apa yang ingin ia ceritakan di film ini. Getting frustrated there, dear? Well, same here. (Read full review)  

#2
ENEMY
(Dennis Villeneuve, 2013)


Film yang disutradarai oleh Dennis Villeneuve (Prisoners, Sicario) ini dibintangi oleh Jake Gyllenhaal yang berperan sebagai Adam, seorang dosen sejarah di sebuah universitas. Suatu hari Adam sedang menonton film dan terkejut ketika mengetahui bahwa ada seseorang yang begitu mirip dengannya dalam film tersebut (bernama Anthony, diperankan oleh Jake Gyllenhaal juga. Jake Gyllenhaal ada dua? Double yeay!). Ia pun berusaha menyelidiki siapa sesungguhnya “kembaran misteriusnya” itu. Menonton Enemy ini seperti menonton kepingan puzzle yang berserakan, dan tugas penonton adalah menyusunnya dengan baik. Perhatikan quote di bagian awalnya, "Chaos is order yet undeciphered," - it might be a hint. Yang bikin penonton semakin bertambah bingung juga karena Enemy juga kental dengan nuansa surealis dan simbolismenya (laba-laba di tengah kota? what the hell is that supposed to mean?). (Read full review) 

#3
PRIMER
(Shane Carruth, 2004)


Film tentang time-travel memang sudah banyak, namun nggak banyak film tentang perjalanan waktu yang dijabarkan dengan logika. Primer,  yang dibintangi, disutradarai, dan naskahnya dikerjakan oleh Shane Carruth (Upstream Color) dan merupakan sebuah film independen dengan budget sangat pas-pasan ini adalah salah satunya. Bergenrekan sci-fi, kayaknya Primer lebih fokus ke unsur science-nya dibandingkan fiction-nya. Primer mengajak kita untuk berpikir bahwa time-travel menghasilkan konsekuensi yang bisa berakibat fatal, sehingga harus dilakukan dengan penuh hati-hati agar tidak merusak realita masa depan (atau masa kini? atau masa lalu? Oh I have no idea!). Siap-siap pusing nontonnya. I watched it twice and it's still confusing! (Read full review) 

#4
MULLHOLLAND DRIVE
(David Lynch, 2001)



David Lynch (Blue Velvet, Twin Peaks) memang terkenal sebagai sutradara yang kerap membuat film-film membingungkan, Mullholland Drive ini adalah salah satunya. Film yang baru-baru ini menyandang sebagai Film Terbaik Abad ke-21 versi BBC ini bercerita tentang Betty (Naomi Watts), seorang aktris pendatang baru yang tengah membantu Rita (Laura Harring) - perempuan misterius yang mengalami amnesia - untuk mengetahui siapa Rita sesungguhnya. Sampai tiga perempat film, Mulholland Drive terlihat seperti film yang normal dan biasa-biasa saja, namun pada bagian akhirnya semua persepsimu tentang film tanpa disangka-sangka akan dijungkirbalikkan. Jika pada awalnya kamu menganggap film ini normal, maka kamu sedang ditipu oleh David Lynch. (Read full review)  

#5
DONNIE DARKO
(Richard Kelly, 2001)



Lagi-lagi dibintangi oleh Jake Gyllenhaal, Donnie Darko bercerita tentang seorang anak SMA Donnie Darko yang mendapat penglihatan seorang manusia dengan kostum kelinci mengerikan yang menuntunnya untuk menyelamatkan dunia dari kiamat. Donnie Darko adalah film yang sangat aneh sekaligus orisinil, dengan nuansa psychedelic kelam yang cool, membuat penonton dijamin bingung karena begitu anehnya. Namun di lain sisi Richard Kelly sebagai sutradaranya mampu menarik atensi penonton untuk masuk ke perangkap universe miliknya. Selepas menonton ini, pasti kamu ingin sekali mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi. Dan percayalah, penjelasan itu tidak semudah yang kamu bayangkan.

So... Bagi yang belum menonton film-film di atas, segera menonton - supaya kita bisa bingung sama-sama..

*Artikel ini awalnya saya tulis (dengan beberapa perbaikan tulisan karena segmen pembaca yang berbeda) dalam rangka diupload di app BaCa (app baca berita lewat mobilephone) melalui platform www.nulis.co.id. Buat yang iseng ingin nulis-nulis dan dibaca banyak orang, bisa langsung join aja. 

Komentar

  1. tuh yang nomer satu kan logo blog niken ini...

    BalasHapus
  2. 2001 sangat overrated bagi saya. kecuali visualyg futuristik dan imaji kubrik yg wow, saya gaak nemuin kelebihannya yg lain dimana. nonton ampe abis perlu 5 kali nonton. pergerakan plot nya itu loh -_-
    pernah baca artikel yg ngebahas full ttg enemy dan baru mngerti dimana briliannya.
    inception mah overrated juga kalo dibilang pusing, soalnya jarang film blockbuster ygbkin mikir kayak inception.

    BalasHapus
    Balasan
    1. mungkin overrated kalo dari kacamata saat ini, tapi emang pionir scifi movie kala itu sih. Tapi emang ceritanya absurd... But namanya seni kan makin absurd biasanya makin oke ~

      Hapus
    2. bisa dibilang 2001 itu bagi saya kayak lukisan abstrak. mungkin penikmat film yg lebih paham bisa tau letak kelebihannya, dan untuk saya, it's just a standard movie with a masterpiece visual

      Hapus
    3. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
  3. Situs www.nulis.co.id udah nggak bisa ya..?
    Server gagal terus.
    Anyway, dari 5 film di atas, saya baru nonton ENEMY (2013).
    Rasa penasarannya awet sampai sekarang.
    Sampai bela-belain browsing nyari penjelasan yg make sense.
    Dan akhirnya nemu https://shoton35.com/2014/06/05/enemy-in-depth-analysis/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Harusnya bisa sih mas. Cuma saya ga tahu untuk joinnya gimana. Karena kemarin saya daftarnya dapat invite-an dari mereka.

      Hapus
  4. tau gak mba niken kalo Donnie Darko dirilis ulang lho 19 desember ini menyambut aniv.nya yg ke 15 tahun :D

    enemy gw sih masihlah paham maksud Denis Villuneve sampaikan, Mulholland Drive sih setelah beberapa x nonton akhirnya paham juga, Primer sampe skr sumpah masih bingung,mrk ngomong apa gw gagal paham, padahal udah ditonton berkali2 jugak :')))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah dirilis ulang ya?

      Hahaha.. saya kelima film di atas sampai sekarang ga ada yang paham :D

      Hapus
    2. Film adalah sebuah karya seni.
      Kadang karya seni itu tidak perlu dipahami, tapi cukup dinikmati apa adanya.
      Analogi yang paling mudah adalah lukisan abstrak.
      Mau anda pandangi sampai jungkir balik, anda tidak akan pernah tahu maksud si pelukis mau menggambar apa.
      Tapi jika anda menikmati lukisan abstrak itu sebagaimana adanya, tanpa menuntut penjelasan apa-apa, mungkin anda akan bisa merasakan dimana letak keindahannya.
      Tentu ini sifatnya segmented.
      Tidak semua orang bisa menikmati keindahan lukisan abstrak.
      Sama halnya, tidak semua orang bisa menikmati 5 judul film yang disebutkan di atas.

      Hapus

Posting Komentar

You could agree or disagree. Share your thought!