Fish Tank (2009)


"So you keep sayin'. But you're nothing to me, so why should I listen?,"

RottenTomatoes: 91%
IMDb: 7,3/10
Metacritic: 81/100
NikenBicaraFilm: 4,5/5

Rated: R
Genre: Drama

Directed by Andrea Arnold ; Produced by Nick Laws, Kees Kasander ; Executive: Christine Langan, David M. Thompson ; Written by Andrea Arnold ; Starring Katie Jarvis, Kierston Wareing, Michael Fassbender ; Cinematography Robbie Ryan ; Edited by Nicolas Chaudeurge ; Production company BBC Films, UK Film Council, Kasander Film Company ; Distributed by IFC Films ; Release dates 14 May 2009 (Cannes), 11 September 2009 ; Running time 123 minutes ; Country United Kingdom ; Language English ; Budget £1.8 million ; Box office £1.5 million

Story / Cerita / Sinopsis :
Fish Tank mengambil kisah mengenai Mia (Katie Jarvis), remaja perempuan usia 15 tahun dari kalangan low-class East London yang tinggal dengan adiknya Tyler dan ibunya yang single-parent. Kehidupan Mia kemudian berubah seiiring dengan pertemuannya dengan pacar ibunya Connor (Michael Fassbender) yang menaruh perhatian besar padanya.

Review / Resensi :
Perlu digarisbawahi terlebih dahulu bahwa Fish Tank adalah semacam kisah coming-of-age yang getir. Fish Tank fokus menyoroti kehidupan Mia - remaja 15 tahun yang pemberontak. Karakternya bukan karakter remaja harapan para orangtua. Ia keras kepala, membenci hampir semua orang - termasuk adik dan ibunya, dan anti-sosial. Ia jelas bukanlah tipikal remaja pemberontak dengan kehidupan yang sesungguhnya indah - sebaliknya ia terjebak pada kehidupan yang jauh dari itu: miskin, tinggal di apartemen sempit, dengan ibu labil yang seenaknya sendiri. Satu-satunya pelarian Mia adalah menari (walaupun ia bukan penari yang benar-benar jago), yang dilakukannya secara otodidak di sebuah apartemen kosong. Kehidupannya yang pahit kemudian berubah ketika ia bertemu dengan Connor - yang tak lain sebenarnya pacar ibunya, yang memberikan perhatian yang lebih kepadanya. 


Fokus film yang naskahnya juga dikerjakan juga oleh sang sutradara Andrea Arnold ini memang ada pada Mia. Dalam dua puluh menit pertama melalui kamera yang mengikuti Mia dari belakang, kita diajak mengikuti keseharian Mia - dan merangkum banyak hal bagi penonton untuk bisa mengenali Mia. Menariknya, penggambaran karakter Mia tidak digambarkan sekedar satu dimensi. Karakter Mia yang keras, kasar dan cenderung menyebalkan, mungkin tidak akan membuat kita akan bersahabat dengannya, tapi di sisi lain ia juga rapuh, dan penyayang - dan di sinilah kita akan jatuh simpati kepada karakternya. Bagi saya, Andrea Arnold yang bertindak sebagai sutradara dan didukung penuh oleh Katie Jarvis sebagai pemeran Mia, dengan sangat berhasil mampu memikat kita kepada seluruh masalah Mia, sehingga kita bisa peduli lebih banyak. 

Gaya penyutradaraan Fish Tank memang terbilang lambat, tapi entahlah saya sama sekali tidak merasa bosan (mungkin karena ada si ganteng - ralat: super ganteng - Michael Fassbender, dengan aksen irish-nya). Fish Tank juga bergerak begitu natural, dengan kualitas akting dan chemistry yang solid antara para pemerannya. Menonton Fish Tank seperti mengingatkan kita akan masa remaja kita (atau sampai sekarang juga sih) tentang indahnya jatuh cinta. Michael Fassbender yang lebih skinny dan agak berantakan sebagai Connor tampil begitu charming. Melalui gestur tubuh, melalui percakapan yang begitu mengalir dan natural, perhatian yang (tampaknya) tulus, sulit bagi perempuan manapun untuk tidak jatuh cinta biarpun doi pacar ibunya! Tidak hanya Michael Fassbender yang tampil begitu menarik (as always), namun jelas Katie Jarvis tampil dengan sangat baik dalam memerankan Mia. Ia kelihatan lebih dewasa dari usia 15 tahun, mungkin - tapi bukankah setiap remaja selalu ingin tampil dewasa? Dan luar biasanya, ini adalah akting pertama dari Katie Jarvis.

Fish Tank jelas bukanlah sebuah tipikal film klise dengan akhir sesuai harapan para penonton. Hidup yang dijalani Mia adalah kehidupan yang begitu pahit  - sehingga kamu mungkin akan bertanya-tanya apakah Fish Tank sedikit lebay dalam menyampaikan maksudnya, atau mungkin memang kehidupan yang sebegitu kerasnya ini benar-benar ada. Endingnya tidak akan terlalu menyenangkan (agak spoiler nih), tapi endingnya terasa sangat manis dan mengharukan, dalam cara yang tidak terlalu menyayat hati. Spoiler: Ketika Mia berdansa dengan ibunya, serta adegan Mia berpelukan dengan Tyler, adiknya sambil berkata "I hate you," dan "I hate you too," - adalah penutup yang manis dari segala kegetiran yang terjadi pada kehidupan Mia. 

Overview :
Sebuah melodrama yang disampaikan dengan sangat natural dalam menceritakan kisah kehidupan Mia yang begitu pahit. Chemistry antar para pemerannya begitu hidup,, Michael Fassbender tampil mempesona, begitu juga dengan Katie Jarvis yang mampu menghidupkan karakter Mia dengan sangat menarik - membuat kita agak sebal namun sekaligus jatuh simpati. 

Komentar

  1. Aku kira Fish Tank itu body horror dengan menggabungkan dua makhluk menjadi satu, semacam Sharknado=Shark+Tornado atau Zombeavers=Zombie+Beaver. Ternyata coming of age drama toww :)

    BTW mbak kan ngefans sama Fassbender, tonton aja film terbarunya Slow West (2015), keren abiss dan rekomended

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waahh, film Fassbender harus saya tonton!

      Hapus
  2. susah payah nyari film ini kemana2 gak nemu gara2 baca review nya mba niken, untung akhirnya nemu juga, itupun bisa dpt donlot via streaming (?) di filmapik.com

    Karakter mia sangat natural, Katie Jarvis udah cantik superb pula aktingnya, tp affair nya dgn Connor sedari awal sdh bs gw tebak, tp gw masih optimis smoga mrk gak khilaf, eeeh gak taunya kejadian jugaaaak...blasss....!!!!

    BalasHapus

Posting Komentar

Your comment is always important to me. Share di sini!