Snatch. (2000)

For your attention, this review I wrote below was written before I watched Guy Ritchie's previous movie Lock, Stock and Two Smoking Barrels (1998). 




Avi: "Should I call you Bullet? Tooth?"
Bullet Tooth Tony: "You can call me Susan if it makes you happy,"

RottenTomatoes: 73%
IMDb: 8,3/10
Metacritic: 5.5/10
NikenBicaraFilm: 4,5/5

Genre: Action, Comedy
Rated: R

Directed by Guy Ritchie ; Produced by Matthew Vaughn ; Written by Guy Ritchie ; Starring Benicio del Toro, Dennis Farina, Vinnie Jones, Brad Pitt, Rade Šerbedžija, Jason Statham ; Music by John Murphy ; Cinematography Tim Maurice-Jones ; Edited by Jon Harris ; Production company SKA Films ; Distributed by Columbia Pictures (United Kingdom), Screen Gems (United States) ; Release dates 23 August 2000 (United Kingdom), 19 January 2001 (United States) ; Running time 104 minutes ; Country United Kingdom, United States ; Language English ; Budget $10 million ; Box office $83.6 million

Story / Cerita / Sinopsis:
Seorang promotor tinju, bos mafia judi, pencuri profesional, petinju, ex-KGB, pembunuh bayaran, dan penjual permata terjebak pada sebuah peristiwa seru dan tidak terduga yang melibatkan pencurian permata dan pertandingan tinju ilegal. 

Review / Resensi:
Beberapa tahun lalu, seseorang merekomendasikan saya untuk menonton Snatch., namun baru kesampaian kemarin untuk akhirnya nonton juga. Bertemakan gangster, awalnya saya sempat skeptis, karena saya tahu ini bukan tipe film favorit saya. Tapi ini adalah film garapan sutradara Inggris - yang mungkin lebih dikenal sebagai Mr. Madonna, berhubung doi mantan suami Madonna - Guy Ritchie, dengan setting England yang melibatkan gangster-gangster London, dengan aksennya yang khas. Man in fight, London accent, and Brad Pitt, this movie is perfect for my estrogen. And guess what, this movie is so hilarious!

Sebagai film kedua Guy Ritchie setelah kesuksesan film pertamanya yang juga menjadi sleeper hit Lock, Stock and Two Smoking Barrels (1998), banyak yang menyebutkan bahwa Snatch adalah versi Hollywood dari film pertamanya itu. Terutama karena Snatch memasang aktor - aktor besar. Ide, tema, dan konflik yang ada di Snatch konon sangat serupa dengan yang pernah dilakukan Guy Ritchie lewat Lock, Stock and Two Smoking Barrels yang juga memasang Vinnie Jones dan Jason Statham sebagai aktornya. Ini menjadi semacam kritikan utama pada Snatch. Tapi berhubung saya belum menonton film Lock, Stock and Two Smoking Barrels, I enjoy it very much and can't compare that two movies. 

Apa yang dilakukan Guy Ritchie lewat Snatch mungkin mengingatkanmu dengan Pulp Fiction (1994) milik Quentin Tarantino. Pulp Fiction adalah semacam masterpiece of post-modern movie di era 90-an, dimana ekspektasi kita akan film gangster dan mafia yang telah kita kenal sebelumnya (serius, full action, tokoh yang tangguh dan macho) akan dijungkir balikkan oleh Tarantino. For me, Snatch is more comedic. Memang sih, kesamaan keduanya adalah sama-sama film komedi dengan tema gangster, tapi Snatch tampaknya lebih fokus dan berkembang ke ranah komedinya. Sekilas kamu juga akan merasa Snatch agak serupa dengan film-film Coen Brothers, yang dipenuhi dark-comedy dengan twist fate yang aneh dan ajaib, dimana di Snatch kamu akan mendapatkannya. Namun, Guy Ritchie tetap masih mampu memberikan signature-style-nya, terutama lewat sinematografinya yang stylish.

The fun thing about Snatch is the character. Ada banyak karakter yang ada di Snatch, dan ini mungkin akan sedikit membingungkan penonton - terutama karena ritme filmnya berjalan cukup cepat. Tapi untungnya Guy Ritchie memberikan perbedaan yang cukup signifikan bagi setiap karakternya, baik melalui properti dan aksesori yang melekat, maupun ciri fisik dan ras. Terbantu juga dengan aktor-aktor yang cukup dikenal sebagai para pemerannya. Dan setiap karakter di sini punya karakterisasi yang cukup kuat, konyol dan kocak. My favorite character of course: Mickey (Brad Pitt) with his weird-gypsy accent! And I also love "Bullet Tooth" Tony! The other fun part of course is the twist plot. Plot Snatch terlihat berbelit dengan cara yang menyenangkan dan tidak diduga. Kamu tentu tidak akan menyangka banyak kematian di sini berakhir dengan cara yang konyol dan bodoh. I guarantee you will laugh so hard when every character meet in strange way. 

Overview:
Seharusnya kita perlu terlalu concern bahwa Snatch mengambil ide dan tema yang sama dengan Lock, Stock and Two Smoking Barrels, karena secara keseluruhan Snatch sangat menyenangkan untuk ditonton. Snatch dipenuhi dengan karakter-karakter yang gila, diperankan dengan konyol oleh aktor-aktornya, naskah yang kocak, dengan twist-plot yang juga ajaib. Snatch. is a type of movie that every boy would love. Cool, macho, stylish and hilarious. 

Komentar

  1. Ungkapan bagus kak Niken, "this movie is perfect for my estrogen".. LOL

    Lama banget ngepostnya.. udah nunggu-nunggu dan reviewnya selalu memuaskan. :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe thankyou Fauzy. Apalagi yang ga sempurna buat saya kalo bukan Brad Pitt.

      Hapus

Posting Komentar

You could agree or disagree. Share your thought!