The Grand Budapest Hotel (2014)

 


"Keep your hands off my lobby boy!" - Gustave

RottenTomatoes: 92%
IMDb: 8,2/10
Metascore: 88/100
NikenBicaraFilm: 4/5

Rated: R
Genre: Drama, Comedy

Directed by Wes Anderson ; Produced by Wes Anderson, Jeremy Dawson, Steven M. Rales, Scott Rudin ; Screenplay by Wes Anderson ; Story by Wes Anderson, Hugo Guinness ; Starring Ralph Fiennes, F. Murray Abraham, Edward Norton, Mathieu Amalric, Saoirse Ronan, Adrien Brody, Willem Dafoe, Léa Seydoux, Jeff Goldblum, Jason Schwartzman, Jude Law, Tilda Swinton, Harvey Keitel, Tom Wilkinson, Bill Murray, Owen Wilson, Tony Revolori ; Music by Alexandre Desplat Cinematography Robert Yeoman ; Edited by Barney Pilling ; Production company American Empirical Pictures, Indian Paintbrush, Babelsberg Studio ; Distributed by Fox Searchlight Pictures ; Release dates 6 February 2014 (Berlin), 6 March 2014 (Germany), 7 March 2014 (United Kingdom)  ; Running time 99 minutes ; Country Germany, United Kingdom ; Language English ; Budget $31 million ; Box office $172,711,636

Story / Cerita / Sinopsis :
Berkisah mengenai petualangan Gustave H. (Ralph Fiennes), seorang manajer hotel The Grand Budapest di sebuah negeri fiksi bernama Zubrowka yang suatu hari dituduh melakukan pembunuhan terhadap  seorang janda tua kara raya bernama Madame D. Dibantu oleh anak didik kesayangannya, seorang roomboy imigran bernama Zero Mustafa (Toni Revolori), petualangan Gustave H. dalam membersihkan nama baiknya kemudian dimulai..

Review / Resensi :
Bagi yang sudah familiar dengan style-directing Wes Anderson, kamu tentu sudah sangat mengenal apa yang menjadi signature-style sutradara ini. Menonton karya-karya Wes Anderson bagi saya seperti diajak ke sebuah dimensi imajiner lain. Sebuah negeri dongeng ala Wes Anderson yang penuh petualangan yang menarik dan tak terbayangkan. The Grand Budapest memiliki semua apa yang telah menjadi ciri khas Wes Anderson: playful visual, semi-dark comedy, flat space camera moves, and comical character. Apa yang dilakukannya di sini bukan barang baru, doi hampir selalu melakukannya di semua filmnya, mulai dari The Royal Tenenbaum hingga Moonrise Kingdom. Tapi bukan berarti bahwa fans Wes Anderson akan bosan dengan film ini.


The Grand Budapest Hotel menampilkan ensemble cast yang luar biasa, mulai dari aktor kawakan macam Harvey Keitel hingga Saoirse Ronan. Durasi 99 menit tidak akan menampilkan semuanya dengan porsi yang cukup, bahkan anak kesayangan Wes Anderson macam Bill Murray, Owen Wilson dan Jason Schwartzman tidak lebih berperan sebagai cameo yang muncul dalam durasi tidak sampai 2 menit. Karakter sentralnya, Gustave, diperankan dengan sangat brilian oleh Ralph Fiennes. Ralph Fiennes berubah dari sosok penyihir hitam keji Lord Voldemort di seri Harry Potter menjadi sosok Gustave yang konyol dan boleh dibilang sedikit bodoh. Yang selalu menarik dari karakter tokoh film-film Wes Anderson adalah karakter tokohnya yang komikal, dan ini yang dilakukan dengan baik oleh Ralph Fiennes. Bahkan dari cara berlarinya saja sudah bisa membuat saya tertawa. Tidak lupa newcomer Toni Revolori yang juga berakting dengan sangat menarik. Akan tetapi tokoh favorit saya tentu saja si polisi Henckels, yang diperankan oleh Edward Norton. Yeah, I do love Edward Norton since Fight Club!

Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, Wes Anderson tak ubahnya Dr. Seuss, atau mungkin Tim Burton, yang memiliki visi dunia "lain" yang menarik. Setelah sebelumnya saya dibikin terbuai dengan Moonrise Kingdom - sebuah kisah sederhana tentang cinta monyet yang dikemas dengan gaya kocak dan visual yang menawan, The Grand Budapest Hotel mengajak kita tiba di sebuah negeri fiksi lain yang begitu indah, dengan gedung-gedung kuno khas Eropa dengan interior yang cantik, dan kostum yang fun. Menyaksikan The Grand Budapest Hotel mengingatkan saya pada komik Tintin, melalui scene-scene dengan sinematografi simetris dan setting ajaib yang mengingatkan saya pada panel-panel komik. Adegan kejar-kejaran di salju adalah salah satu adegan paling ajaib di film ini dan menjadi adegan favorit saya.

However, terlepas dari itu semua, selain visualisasi yang semakin megah dan mewah, saya tidak merasa The Grand Budapest lebih baik dari film-film sebelumnya. Saya sendiri baru menonton 3 karya film doi, Rushmore, The Royal Tenenbaum, dan Moonrise Kingdom, namun saya tidak merasa The Grand Budapest Hotel lebih baik dari ketiga film itu. Favorit saya sejauh ini Moonrise Kingdom, kemudian The Royal Tenenbaum. Mungkin karena saya tidak merasa terhubung dengan karakter yang ada, apalagi plotnya ya boleh dibilang sedikit lebih rumit. Selain karakter Gustave dan Zero, karakter-karakter lainnya (yang diperankan oleh para aktor dan aktris ternama) tidak memiliki studi karakter yang cukup mendalam dan tidak diberikan porsi lebih yang bisa menarik perhatian. But this movie is still really worth to to watch.

Overview:
Well, eventough The Grand Budapest Hotel isn't my favorite movie from Wes Anderson, The Grand Budapest Hotel masih mampu mengajakmu pada sebuah pengalaman baru: petualangan ke dunia fiksi dongeng imajinatif lain yang sangat menyenangkan. Setiap scenenya akan memanjakan matamu, so artsy and playful - dengan tokoh-tokohnya yang unik dan ajaib. Sebuah negeri khas Wes Anderson.

Komentar

  1. aku suka pemilihan aktor & aktrisnya! mereka punya wajah yg klasik & bisa banget jadi karakter itu :3

    BalasHapus
  2. Kalau menurut saya tokoh yang paling menarik di film ini yaitu lobby boy-nya. Kocak.

    BalasHapus

Posting Komentar

You could agree or disagree. Share your thought!