PELUKAN JANDA HANTU GERONDONG (2011)


Release Date : 20 Jan 2011 (Ind.) ; Sutradara : Yoyo ; Pemain : Indah Kalalo, Aida Saskia, Lia Ladysta, Wulan Guritno, Angel Lelga, Adam Jordan, Andreano Philip ; Naskah : Melonys
Studio : K2K Production

NikenBicaraFilm:


Sinopsis :
Sinopsis? Apa kira-kira yang perlu diceritakan dari sebuah kisah dengan plot paling buruk sedunia? (dengan asumsi saya belum pernah nonton film sampah serupa lainnya sehingga tidak bisa membandingkan film buruk ini dengan film buruk lainnya). Oke, saya ceritakan sedikit: menceritakan tentang seorang cowok yang gag jelas, yang merasa bahwa kehidupannya sama persis dengan serial televisi berjudul “pelukan janda nenek gerondong” yang sering ditonton oleh kekasihnya...

Review
Tampaknya ini bukan sebuah pilihan film yang baik untuk direview di sini. Tapi mau gimana lagi... saya butuh pencerahan setelah sekian hari berkutat pada ujian akhir khas mahasiswa bernama Tugas Akhir (yang menyebabkan saya harus absen menulis tentang film lagi di sini). Pilihan saya akhirnya jatuh pada pelukan janda hantu gerondong. Saya butuh sesuatu yang lucu. Dan film ini sukses membuat saya tertawa lebar dari awal sampai akhir. Mulai dari adegan topless murahan hingga adegan hantu-hantuan. Ayo para sineas Indonesia, tetaplah membuat film buruk seperti ini agar saya bisa menertawakannya habis-habisan... Haha..

Well, apa yang sebenarnya mau saya review di sini? Begini, sekedar berbagi tips. Anda mau bikin film yang mampu membuat produser tertarik? Tidak perlu karakter yang sempurna, tidak perlu plot yang seru, tidak perlu naskah yang brilian, tidak perlu kemampuan teknis atau efek yang canggih. Cukup beri saja produser-produser tolol itu gadis-gadis yang mau memamerkan belahan dadanya. Tidak perlu beri mereka dialog. Tidak perlu cari yang bisa akting. Cukup yang agak cantik dikit, bolehlah sedikit berlemak dan penuh selulit. Yang jelas cari cewek yang mau memamerkan dadanya dan gag segan beradegan hot di atas kasur.

Sepanjang durasi film, saya hanya melihat dada-dada dari para pemainnya, dan hantu paling buruk sedunia. Sumpah serapah kerap muncul sepanjang menonton film ini – yang ironisnya menjadi bagian yang sangat saya nikmati. Film ini tidak punya alur cerita yang jelas. Semua adegannya serba terputus. Guyonannya jayus. Akting para pemainnya pengen saya lemparin sambel kecap biar agak berasa dikit. Dan hantunya?? Astaga.. si nenek janda gerondong itu tampaknya salah masuk ruangan. Soalnya sepanjang film, dia gag ada sangkut pautnya sama cerita yang dibangun. Bener deh, siapa sih yang punya ide cerita dan penulis naskahnya? Mari saya ajarin sedikit bagaimana menulis fiksi... bukannya malah menulis cerita paling bodoh sedunia.. bahkan anak TK aja ceritanya gag seburuk ini.

Ada banyak adegan gag jelas, pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab, ending scene yang bikin saya misuh, alur cerita yang ngawur. Kayaknya semua kru film ini bikin film dalam satu hari. Penulis naskahnya juga paling cuma bikin dalam 15 menit. Dan biaya produksinya paling gag sampe seratus ribu....... astaga... nih kalo saya terusin bisa lama banget saya bahas segala keburukannya. Hahaha...

Sebagai catatan, saya sengaja tidak memasukkan foto potongan adegan film ini di postingan ini, soalnya ketika saya coba search di google, yang saya temukan hanyalah foto adegan para pemainnya kutangan doank... Karena film ini memang cuma berisi potongan adegan setengah telanjang para pemainnya, dan hantu gerondong itu bagaikan pemersatu adegan-adegan 17 tahun ke atas itu. Alhasil, tentu aja hasilnya jadi gag nyambung sama sekali.

Akan tetapi, di balik semua cercaan itu itu, sejujurnya saya nikmatin banget film ini. Sama kayak beberapa waktu dulu saya sengaja nonton film Jupe : Istri Boongan. Segala ketololan itu tampaknya memang sengaja dibuat KKD dan kroni-kroni bodohnya untuk membuat saya tertawa. Dan film kayak gini bolehlah dijadikan sebuah selingan hiburan ketika Anda butuh untuk memaki seseorang... ^^

Direkomendasikan untuk :
Saya katakan lagi : untuk seseorang yang ingin tertawa berderai sambil memaki orang.

Tidak direkomendasikan untuk :
Semua orang di dunia, untuk kebaikan seluruh umat manusia.... (kecuali seseorang yang ingin tertawa-tawa sambil memaki orang).

Komentar

  1. Liat aja tuh posternya menjiplak kayak poster film Love & Other Drugs.
    Udah cerita film kayak sampah, ditambah bikin poster aja ngga kreatif, nyontek poster sineas hollywood.
    Damn klo bahas film ini bakalan nambah dosa aja. Sialan! Sampah..bener2 film sampah..

    BalasHapus

Posting Komentar

You could agree or disagree. Share your thought!