Shutter Island (2010)



Written and Directed by : Martin Scorsease
Starring : Leonardo DiCaprio, Mark Ruffalo, Michelle Williams, Ben Kingsley
Bintang : 4 (skala 5)
Tahun : 2010
Phoenix Pictures; Appian Way Productions; Sikelia Productions



Sinopsis :
Bersetting tahun 1954, seorang U.S. Marshall bernama Edward ‘Teddy’ Daniels (Leonardo DiCaprio) bersama partnernya Chuck Aule (Mark Ruffalo), ditugaskan untuk menyelidiki menghilangnya seorang pasien sakit jiwa bernama Rachel Solando di Ashecliff Hospital, berlokasi di Shutter Island. Dr. John Cawley (Ben Kingsley), kepala psikiater mengatakan bahwa pasien itu mendadak lenyap dari sel kamar tidurnya yang terkunci, dan dirawat akibat menenggelamkan tiga anaknya. Dalam penyelidikannya, Teddy menemukan bahwa ada banyak kejanggalan di rumah sakit itu, dan ia berusaha untuk mengungkapkannya. Teddy juga berusaha untuk menemukan Andrew Laedis, orang yang diduga menewaskan istrinya Dolores Chanal (Michelle Williams) dalam kebakaran, yang konon juga dirawat di Shutter Island.

My Review :
Ini adalah film keempat kerjasama Scorsease dan DiCaprio. Sebelumnya, kolaborasi sutradara – aktor ini sudah ada di Gangs of New York, The Aviator dan The Departed. Keempat film ini disutradarai Scorsease secara berurutan, dan selalu mengajak DiCaprio sebagai tokoh utamanya. Kerjasama kayak gini boleh dibilang hampir sama seperti Spielberg yang doyan ngajak Tom Cruise, atau gimana Tim Burton selalu memfavoritkan Johny Depp buat main filmnya. Ya terserahlah, kan sutradara boleh punya anak emas. Hehehe... tapi dibandingkan ketiga film itu, Shutter Island bukan karya cemerlang dari Scorsease. Setidaknya, film ini nggak mengantarkan Scorsease untuk dinominasikan jadi sutradara terbaik di ajang Academy Award. Agak mengecewakan, karena untuk ketiga film yang lain Scorsease selalu meraih nominasi di best director-nya piala Oscar, dan malah di film The Departed berhasil memboyong pialanya.

Mengenai film ini sendiri, bagi saya film ini sebenarnya sudah menggiring kita pada teka – teki khas film thriller dari awal cerita. Menurut saya sendiri film ini sangat baik, dan jawaban teka – teki itu sendiri disampaikan dengan mengejutkan di akhir cerita. Saya aja di akhir film sampai berujar, “Astaga! Ternyata begitu tho....”. Mencengangkan. Bikin shock. Surprising. Tapi jangan harap saya bakal bagi informasi di sini karena itu jelas akan sangat mengganggu kenikmatan Anda menyaksikan filmnya.
Bagi Anda pecinta film thriller, jelas Shutter Island menjadi suguhan yang pas.

Memang banyak adegan yang ganjil sih, dan agak mengganggu. Film ini murni bukan film thriller biasa, karena ada sisipan adegan – adegan horrornya juga. Contohnya kayak gimana Teddy berhalusinasi terus – terusan melihat istrinya yang sebenarnya sudah mati akibat kebakaran. Tapi mungkin memang adegan – adegan itu sudah ada di novelnya. (FYI :film ini memang diadaptasi dari novel Shutter Island karangan Dennis Lehanne).




Direkomendasikan untuk :
Cewek – cewek pecinta Leonardo DiCaprio dan penggemar film thriller.

Komentar

  1. mbak..mbak, punya filmnya ridho rhoma nggak??

    BalasHapus
  2. kumpulan film festival bermutu browse dsini:
    http://www.foriegnmoviesddl.com/
    bwt mngasah otak lbih tajam...

    BalasHapus
  3. Ending nih film bisa membuatnya jadi film sepanjang masa, sampai Martin Scorsese mau ngasih tau kita-kita si Teddy itu akhirnya sudah waras atau masih gila.

    BalasHapus
  4. Mbak tolong kasih pencerahan tentang film ini, jadi siapa sebenarnya yg gila? Si leo yg gila atau di dijebak masuk rs jiwa

    BalasHapus
  5. Leo gila, tapi terakhirnya sembuh tapi pura2 gila supaya dihukum mati.

    BalasHapus
  6. Leo gila, tapi terakhirnya sembuh tapi pura2 gila supaya dihukum mati.

    BalasHapus

Posting Komentar

You could agree or disagree. Share your thought!