Up in the Air (2009)


Directed by Jason Reitman ; Produced by Daniel Dubiecki, Jeffrey Clifford, Ivan Reitman, Jason Reitman ; Screenplay by Sheldon Turner, Jason Reitman ; Based on Up in the Air by Walter Kirn ; Starring George Clooney, Vera Farmiga, Anna Kendrick ; Music by Rolfe Kent, Randall Poster, Rick Clark ; Cinematography Eric Steelberg ; Editing by Dana E. Glauberman ; Studio DW Studios, The Montecito Picture Company, Rickshaw Productions ; Distributed by Paramount Pictures ; Release date(s) September 5, 2009 (2009-09-05) (Telluride) & December 4, 2009 (2009-12-04) (United States) ; Running time 109 minutes ; Country United States ; Language English

Genre: Drama, Comedy
Rated : R
RottenTomatoes: 90% (8.1/10) ; Top Critic : 92%
Metacritic : 83/100
NikenBicaraFilm:

Sinopsis:
Diangkat dari novel tahun 2001 berjudul sama, Up in the Air menceritakan perjalanan seorang Ryan Bingham (George Clooney). Ryan punya pekerjaan yang unik: bekerja di sebuah perusahaan yang khusus disewa perusahaan lain untuk 'memecat' para pegawainya. Karir ini tampaknya cukup menyenangkan bagi Ryan, membuatnya nyaris selalu berkeliling Amerika Serikat hampir sepanjang tahun. Di tengah perjalanannya, Ryan kemudian bertemu Alex Goran (Vera Farmiga). Ia kemudian juga terpaksa menjadi 'pengasuh' bagi pegawai baru di perusahaannya, Natalie Keener (Anna Kendrick).


Review:
Argh... I just love this movie. Sebuah kisah yang unik, dengan karakter yang menarik, dan naskah yang sangat baik! Segalanya diramu dengan baik : drama dan komedi. Bisa jadi ini menjadi cerita yang membosankan di tengah jalan dan ditinggal penontonnya menutup mata, tapi tampaknya saya jadi penonton yang terbuai dengan kisahnya yang unik. Saya pikir, kekuatannya ada pada naskahnya. Brilian! Hehe. Saya gag mampu menjelaskannya dengan baik sih, secara bahasa inggris dan kemampuan saya yang masih level jongkok. Gag lupa, unsur komedik menjadi unsur yang cukup diangkat sepanjang film, terutama di pertengahan film sebelum pada akhirnya Reitman menutup film dengan pahitnya menjadi seorang Ryan Bingham.

Fokus utama film ini ada pada tokoh Ryan Bingham. Sekilas kita akan melihatnya menjadi sosok yang complicated. Bayangin aja, menjadi seorang flyer yang kerjaannya mecat pegawai lain dan memotivasi dengan teknik-teknik yang lihai. Menjadi seorang motivator dengan kata-kata terkenalnya : "What is in your bag?" - intinya tentang bagaimana melepaskan beban relationship pada tas yang dibawa kemana-mana. Awalnya Ryan adalah tokoh yang happy dengan hidupnya. Dan saya sendiri mikir betapa menyenangkan hidupnya! Bandara sudah menjadi rumah pertamanya, dan itulah real life seorang Ryan Bingham. Tapi pada akhirnya kita akan ikut simpati pada Ryan Bingham ketika ia menyadari betapa banyak hal yang telah ditinggalkannya. Puncaknya ketika ia bukan orang yang 'exist' bagi adik perempuannya yang akan menikah. George Clooney, tampaknya memerankan karakternya dengan baik. Secara mantan Batman itu dari sononya udah ganteng dan flamboyan, sesuai banget kan dengan karakter Ryan Bingham? Gag salah juga karena Clooney menjadi nominasi aktor terbaik pada Academy Award ke-82 tahun 2010 kemarin.


Karakter yang juga mencuri perhatian adalah Vera Farmiga dan Anna Kendrick. I love Vera Farmiga... She is so awesome!! Cantik banget, dan karakternya menjadi Alex Goran - versi lain dari Ryan Bingham dengan vag*na *ups, maap kalo tidak sopan, hanya mengutip satu dialog dari film yang sama* diperankannya dengan sangat meyakinkan. Anna Kendrick - adik Michael Cera di film Scott Pilgrim - juga mampu memerankan karakter gadis ambisius yang sebenarnya masih kekanak-kanakan, dengan sangat baik. Gag salah kalau dua-duanya dinominasikan pada Best Supporting Actress pada Academy Award tahun 2010, walaupun akhirnya gagal membawa pulang piala.

Saya juga suka bagaimana Reitman membawa saya terbang tinggi melintasi berbagai kota-kota di Amerika Serikat. Sinematografinya juga sangat modern dan cantik. Komedinya juga cerdas, menghibur tanpa terjebak pada humor yang murahan. Dan tentu saja, setelah menyenangkan saya akan lagu-lagu pilihan yang sangat baik pada film Juno, Up in the Air juga meninggalkan kesan sebuah soundtrack yang sangat catchy. Sungguh, sebuah pilihan yang menyenangkan untuk ditonton pada akhir minggu yang santai...

Best Scene :
Ketika Ryan menelepon Alex dan berkata, "I thought I was your real life...". Kamera kemudian menjauh, menunjukkan Ryan menutup teleponnya dengan sedih pada sebuah jendela dengan lampu remang sedangkan dua jendela di kamar sebelahnya padam. - Saya merasa bisa memahami bahwa untuk pertama kalinya mungkin, Ryan Bingham merasa kesepian.


Fact Fact Fact:
1. Reitman, si sutradara, pernah berkata bahwa gaya hidupnya sama dengan Ryan Bingham, dan ia menikmatinya. "Yesterday [October 28, 2009] I took my 10th flight in 10 days so I live that life myself and I kinda enjoy it," Reitman said, "I think when you're in an airplane it's the last refuge for the people who enjoy being alone and reading a book,"
2. Ketika menentukan aktor yang menjadi Ryan Bingham, Reitman pernah berujar, "If you're going to make a movie about a guy who fires people for a living and you still want to like him, that actor better be damn charming and I don't think there’s a more charming actor alive than George Clooney. I was very lucky he said yes.". Jika Clooney menolak peran itu, pilihan aktor berikutnya adalah Steve Martin. *What??? Steve Martin?????? Gag kebayang saya kalo pemeran Bingham bukan the damn sexiest man alive Clooney... *garuk-garuk kepala*
3. Reitman membutuhkan waktu 55 hari untuk memfilmkan Up in the Air.
4. Setelah membaca plot summary-nya di wikipedia, kayaknya novel dan filmnya sedikit berbeda. Reitman melakukan beberapa perubahan pada karakter Ryan.

Komentar

Posting Komentar

You could agree or disagree. Share your thought!